Jika
anda berlibur ke Probolinggo, jangan lewatkan waktu anda untuk berkunjung ke
air terjun Madakaripura. Anda akan disuguhkan panorama alam yang menakjubkan
disana. Air terjun Madakaripura merupakan salah satu air terjun yang masuk
dalam kawasana Taman Nasional Bromo Tengger Semeru. Air terjun ini terletak di
Desa Sapeh, Kecamatan Lumbang, Kabupaten Probolinggo, Provinsi Jawa Timur.
Berjarak sekitar 5 km dari lintas jalan raya menuju Bromo atau sekitar 45 menit
waktu tempuh dari lokasi wisata Gunung Bromo ke arah Probolinggo (ke
Utara). Jika dari pusat kota kabupaten Probolinggo sekitar 30 km.

Air
terjun ini memiliki ketinggian sekitar 200 m dan berbentuk ceruk yang
dikelilingi oleh tebing-tebing yang menjulang tinggi dan meneteskan air yang
membentuk tirai pada seluruh bidang tebingnya seperti layaknya sedang hujan, 3
di antaranya bahkan mengucur deras membentuk air terjun lagi. Ada sekitar lima
terjunan air di lokasi ini dengan air terjun utama berada di ujung sebuah
ruangan berbentuk lingkaran berdiameter sekitar 25 m.
Selain
itu, di balik air terjun utama terdapat sebuah goa dimana untuk mencapainya
sangat sulit karena harus melewati kolam air seluas 25 m2 yang ada
tepat di bawah air terjun tersebut. Kedalaman kolam ini sekitar 7 m dan
memiliki arus air yang sangat deras.
Menurut
penduduk setempat nama Madakaripura berarti ‘tempat terakhir’ yang diambil
dari cerita pada jaman dahulu, konon Patih Gajah Mada dari Kerajaan Majapahit
menghabiskan akhir hayatnya dengan bersemedi di lokasi air terjun ini (di
sebuah goa di air terjun utama tersebut). Cerita ini didukung dengan
adanya arca Gajah Mada di tempat parkir area tersebut.
Mitos
yang didapat dari Air Terjun Madakaripura adalah Anda disarankan untuk
meninggalkan tempat ini sebelum jam 14.00. Karena akan sering terjadi hujan
pada jam-jam ini yang bisa mempengaruhi tingkat air di sekitar air terjun yang
cukup berbahaya dan memungkinkan Anda sulit meninggalkan tempat ini.

